Program Studi
Manajemen
Keselamatan Transportasi Jalan
Manajemen Keselamatan
Transportasi Jalan merupakan salah satu program studi di Politeknik Keselamatan
Transportasi Jalan Tegal, satu-satunya program studi di Indonesia bahkan di
Asia Tenggara yang mempelajari tentang keselamatan jalan. Program studi ini
adalah suatu ilmu multi disiplin, dimana didalamnya terdapat ilmu teknik sipil
yang terkait dengan perancangan jalan dan jembatan, desain manajemen dan
rekayasa lalu lintas. Perbedaannya adalah pada Diploma IV MKTJ ini bukan untuk membuat
atau merancang, melainkan untuk kepentingan audit dan inspeksi serta
kepentingan investigasi dan mitigasi pada daerah rawan kecelakaan lalu lintas.
Demikian juga terdapat ilmu teknik mesin dan otomotif pada program diploma ini,
namun lebih fokus pada karakteristik kendaraan bermotor dan persyaratan teknis
dan laik jalannya. Perhatian pada disiplin ini lebih diarahkan pada kemampuan
untuk melakukan audit dan inspeksi Sistem Manajemen Keselamatan pada kendaraan
bermotor serta untuk kepentingan investigasi pada kecelakaan lalu lintas yang
disebabkan oleh faktor kendaraan bermotor. Dan yang paling spesifik dari
disiplin ilmu ini adalah seperti pendidikan keselamatan, desain kampanye
keselamatan, human factor, penegakkan hukum transportasi dsb yang merupakan
penggabungan berbagai disiplin ilmu seperti ilmu teknik komunikasi, ilmu faal,
ilmu sosial, ilmu hukum dan ekonomi. Saat ini kegiatan seperti perancangan,
audit, inspeksi, investigasi, analisis dsb yang seharusnya terintegrasi justru
dilaksanakan secara parsial tanpa membentuk satu kesatuan. Hal ini dimungkinkan
karena sistem transportasi di Indonesia menggunakan pendekatan system orchestra
yang membagi-bagi kewenangan, sehingga koordinasi diperlukan untuk
keterpaduannya. Namun hal ini sangat sulit tercapai. Melalui program DIV MKTJ
ini kendala ini diminimalisir, sebagai contoh seorang Polisi yang tugas dan
tanggung jawabnya sebagai investigator kecelakaan lalu lintas, dia akan mampu
melaksanakan tugasnya dengan baik karena dia juga memahami tentang desain
keselamatan jalan maupun persyaratan teknik dan laik jalan kendaraan bermotor.
Atau seorang petugas Bina Marga yang memiliki tugas tanggung jawab baik sebagai
desainer, auditor maupun inspector jalan dia akan dapat merancang jalan yang
“memahami pengemudi dan kendaraannya” karena dia juga memahami dan mengerti
karakteristik kendaraan bermotor dan human factor (keterbatasan pada manusia,
karakteristik pada manusia dsb). Inilah yang ingin dicapai dari penyelenggaraan
prodi DIV MKTJ ini, seorang figure desainer keselamatan yang memiliki kemampuan
dan sikap untuk menciptakan keselamatan transportasi jalan dengan memahami
setiap aspek yang berpengaruh dalam keselamatan jalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar